Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PGRI Jawa Tengah Ajari Guru Edugame dengan Gemini Canvas

Semarang — Guru-guru yang tergabung dalam pelatihan PGRI Smart Learning and Character Center (SLCC) Jawa Tengah mengikuti sesi pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan artifisial menggunakan Gemini Canvas, Rabu (26/2/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian pelatihan 38 jam pelajaran ini menghadirkan Desi Putrianasari, S.Pd., M.Pd., Duta Teknologi Kemdikdasmen, dengan moderator Dr. Katarina Herwanti, M.Pd.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari cara membuat edu game interaktif melalui platform Gemini Canvas hanya dengan menuliskan perintah atau prompt kepada AI.

Desi menjelaskan bahwa guru dapat membuat berbagai media pembelajaran seperti permainan kosakata, kuis, maupun simulasi pembelajaran tanpa harus menguasai bahasa pemrograman.

“Prosesnya dimulai dari memberikan prompt, kemudian AI akan menghasilkan kode yang menjadi media pembelajaran interaktif. Guru tinggal melakukan iterasi untuk menyempurnakan tampilannya,” jelasnya.

Dalam sesi praktik, peserta diajak membuat game kosakata bahasa Inggris berbasis permainan menembak meteor menggunakan karakter astronaut. Media tersebut kemudian dikustomisasi dengan gambar, suara, serta aturan permainan.

Peserta juga diperkenalkan cara menghosting media pembelajaran menggunakan berbagai platform seperti Google Sites, GitHub, dan aplikasi web, sehingga media yang dibuat dapat langsung digunakan oleh siswa di kelas.

Moderator kegiatan, Dr. Katarina Herwanti, M.Pd., menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan harus disertai kreativitas guru dalam merancang pembelajaran.

“Media interaktif berbasis AI tidak harus rumit. Yang terpenting adalah guru memiliki ide pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujarnya.

Pada akhir sesi, Desi menekankan pentingnya guru memanfaatkan teknologi AI sebagai mitra dalam pembelajaran.

“AI tidak akan menggantikan guru. Namun guru yang tidak memanfaatkan AI akan tertinggal oleh mereka yang menggunakannya,” tegasnya.

Pelatihan ini diharapkan mendorong guru untuk menghasilkan media pembelajaran yang lebih personal, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa di kelas.

Posting Komentar

0 Komentar